Augmented Reality adalah sebuah teknologi yang memiliki lingkup utama di “visual augmentation”, penambahan objek digital dalam visualisasi. Beberapa penelitian di AR untuk menciptakan interaksi menggunakan tangan seperti deteksi gerakan, deteksi gaya (Gesture Based), ataupun tracking marker, baik simbol maupun marker warna. Metode tersebut, memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, namun yang menjadi masalah secara umum adalah tingginya nilai komputasi yang dibutuhkan. Salah satu metode interaksi yang menarik di AR adalah metode Occlusion Based. Secara komputasi, metode ini memiliki nilai yang rendah. Namun metode ini hanya mendukung interaksi dua dimensi dan membutuhkan jumlah marker yang cukup banyak.
Pada blog ini dibahas metode Occlusion Based untuk membangun sistem AR dengan interaksi 2D. Bahasa pemrograman yang dipakai adalah java dengan menggunakan IDE netbean dan library NyARToolkit (download)
Blog ini berdasarkan hasil tugas akhir penulis. Semoga informasi ini berguna dan jadi ladang amal untuk penulis.
Amin.
thx
whe_green